Saturday, 4 February 2017

# Movies

Kesan Nonton Resident Evil: The Final Chapter

Di sini nggak ada nonton online ya, cuma mau ngomongin ini film aja. Biar nggak lupa gimana rasanya waktu aku nonton film ini. Anyway, aku ngikutin film ini udah dari SMP dan sampai sekarang nggak kelar-kelar! haha... Mungkin hollywood bener-bener kehabisan bahan buat bikin film. Makanya banyak film yang dibikin sekuelnya.


Ada embel-embel Final Chapter, aku kira ini bakal jadi seri terkahirnya. Tapi ternyata sampai akhir film masih ngegantung. Jadi jangan ketipu Final Chapter ya, hehe... Mungkin yang dimaksud final chapter di sini adalah runtuhnya Umbrella dan T Virus. 

Baiklah, karena ini tujuannya cuma buat 'ngomongin' dan bukan review. Jadi pengen aja ngungkapin pandangan dan sensasi dari penonton awam macam aku ini.

GILAK! Itu satu kata yang aku dengung-dengungkan selama film diputar. Dari awal penonton udah dibikin tegang dengan pertarungan Alice VS monster bersayap yang bergigi tajam. Pokoknya sepanjang film di bikin dag-diig-dug-DER!!!! Misi Alice adalah mengambil antidot T Virus di The Hive yang terletak di Racoon City. Tempat semuanya berawal. Dalam perjalanan ke Racoon City, banyak banget rintangan yang dia hadapi.

Dan yang bikin miris gaes, di tengah perkelahian dan mutilasi anggota badan, serta tembakan dan serangan monster, juga serbuan zombie, banyak anak-anak yang duduk manis di dalam bioskop. Demi Apa!!! Ini film untuk 17+ ngapain mereka di sini?! NGAPAIN?????!!!!!!!!! Apa para orang tua itu nggak khawatir kalau anaknya bakal praktekin apa yang mereka tonton? Apa mereka nggak khawatir kalau nanti anaknya akan menganggap kekerasan itu keren, and nothing wrong with that! It's not BIG deal! I will punch my bad friend like Alice did!!! Aku udah nggak ngerti lagi siapa yang salah di sini? Anaknya? Orang tua? Petugas bioskop? Atau neneknya!

Okay, kembali ke topik. Ada satu adegan yang bener-bener bikin aku mringis! Bukan mringis karena lucu ya gaes, tapi karena ngilu. Saat jari Alice kepotong laser. Itu bener-bener, adengan yang bikin panas dingin.

Di Final Chapter ini semua terungkap. Apakah Alice yang sekarang, benar-benar Alice? Dan siapa pencipta virus T, lalu kenapa Red Queen mirip dengan Alice. Dan kenapa Dr. Isaacs masih hidup? Tujuan mulia penciptaan T Virus berakhir tragis, ketika keserakahan ikut campur. Klise, tapi metaforanya gilak!

Aku tahu Alice itu spesial. Udah nggak kehitung udah berapa kali Alice dikeroyook zombie, dikeroyok musuh dari umbrella, diburu zombie anjing, diburu monster terbang, dan scene epik lainnya. Tapi Alice nggak mati, atau minimal sekali aja ketembak. Jadi keliatan banget kalau Alice itu dilindungi. Dilindungi sama sutradaranya maksudnya. Haha

Aku kasih rating 8/10. Karena udah bikin aku panas dingin saking tegangnya :)

4 comments:

instagram