Friday, 20 May 2016

# Pujangga

Ayah

Kau pergi tanpa kabar
Menghilang tanpa jejak
Meninggalkan Ibu penyabar
Yang tak pernah beranjak
.
Apa emosi itu?
Hingga mampu membutakan mata
Menggelapkan hati
Menggumpalkan amarah yang lambat laun menjadi pisau tajam
Menghunus!
Menciptakan lubang yang tak terhapus waktu
.
Aku berdarah ayah
Tidakkah kau lihat?
Lubang ini telah berkawah
Memercikkan lava dan menggeliat
Menyebarkan kemuraman bersama aliran darah
.
Nyeri dan sesak!
Aku tak tahan lagi!
Tak apa jika kau menyakitiku
Tapi jangan ibuku
Ia adalah penjaga sebagian hatiku yang tertinggal
Jika kau menggoresnya
Habislah sudah!
Tak ada lagi yang tersisa
Hanya raga tanpa jiwa
Hidup tak hidup
Mati tak mati

No comments:

Post a Comment

instagram